PRODUK NASA ORIGINAL COCOK UNTUK SEMUA TANAMAN

Power nutrition organik utk semprot dibagian batang dan daun tanaman apa saja, terbukti dan di temukan oleh para pakar Ahli agraria dari Nasa dan telah lulus di uji di laboratorium. Dijamin kualitas dan khasiatnya buat semua jenis tanaman.


Power nutrion ini juga sangat cocok untuk jebis umbi-umbian, seperti ubi, singkong, kacang, apalagi bawang merah, yang paling populer di tanami para petani Bima. Nah Bisa di buktikan langsung deh bagaimana kulitas dan khasiat pupuk organik original ini.
Dijamin no HOAX🚫



Pupuk organik ini adalah produk original Nasa yang sudah teruji kualitas dan kemanjurannya dalam memberi Respon Honmon endorfil sekaligus klorofil, hingga daunnya lebat dan juga menghasilkan Buah yang lebat, berkualitas dan hasilnya di jamin memuaskan para Pegelut agraria.
Dijamin memuaskan seh hasilnya, yang berminat silahkan komen di kolom komentar atau langsung hubungi whatshap

Ginanjar Gie 085238875031
Putte putry muslimah
Wa : 085253393851

WANITAKU JALANG

WANITAKU JALANG

Wanitaku, kau jalang yang sangat ku cintai
Kau lapina yang sangat ku kagumi
Kau setan yang ku nasehati
Kau malaikat yang ku lukai
Kau wanitaku

Wanitaku kau adalah lagu yang tak pernah bosan ku nyanyikan
Kau adalah irama yang selalu ku senandungkan
Kau adalah lirik yang selalu aku lantunkan
Kau adalah senandung dari dawai-dawai nadiku
Kau wanitaku

Wanitaku kau adalah rindu yang selalu ku semai
Mendendangkan getaran-geraran kasih
Membungkus mimpi pada satu munajat
Membunuhmu dalam satu ikrar suci
Lalu kuhidupkan kembali dirimu bersama cintaku
Kau wanitaku


Ilustrasi wanitaku

MERDEKAKAH MEREKA???

MERDEKA!!!!!
Aku berdikari
Aku proklamasi
Aku idiologi
Disini di tanah tercinta
Ibu pertiwi ku yang permai
Di tengah lantunan lagu indonesia rasa yang khusuk
Air mata metes bersama embun pagi
Ia jatuh tepat di atas pundak ibu pertiwi
Memberdirikan semua bulu kuduk
Hingga sempurna MERAH PUTIH ku mencapai langit
Aku masih Merdeka
Ku lihat kembali bekas tetes air mata yang membasahi tubuh ibu pertiwi
Ku ambil bekas itu
Lalu ku buatkan sebuah ajimat
Sebagai wujud ibuku ibu pertiwi
Supaya bisa ku tanyakan
Apakah kita merdeka??
Apakah arti merdeka??
Bukankan di Taiwan
Bukankah di hongkong
Bukankah di Saudi
Bukankah di Qatar
Bukankah di Singapore
Itu adalah anak-anakmu juga??
Kenapa mereka masih menjadi Babu??
Kenapa mereka menjadi Budak pencuci piring??

Apakah ini kemerdekaan yang kau tawarkan ibuku?
Kemerdekaan bagi para elit politik
Kemerdekaan bagi yang punya titel
Kemerdekaan bagi yang punya akses di tiap birokrasi

Sementara kami, aku, kita, bagai anak tiri dari rahim yang sama.


ULURAN KASIH TANGISAN LOMBOK

ULURAN KASIH TANGISAN LOMBOK

gemuruh riuh desakan reruntuh bangunan
menjelma menjadi duka bangsa
maut terenggut dalam nestapa yang menyayat
membuka mata bagi para jiwa solidaritas manusia
berpapas diding, menjerit nelangsa para bocah-bocah menangis di tengah guncangan petaka

aku berdiri di persimpangan jalan
dengan kotak bertulis pray for lombok
untuk jiwaku
untuk kemanusianku
yang ditanamkan tuhan lewat nurani anak manusia

terengah-engah di bawah terik matahari
membasuh luka mereka dengan teriakan lantang di jalanan
sebab finansial perseorangan tak akan mampu mencukupi butuhnya
tak akan sanggup menyelimuti kedinginannya
tak akan mampu menghapus tiap duka dalam ratapannya

anak-anak, kehilangan ibu bapaknya
pemuda kehilangan pacarnya
suami kehilangan istrinya
mereka semua manusia yang seperti kita
yang membutuh dekapan kasih sayang seorang terkasih

aku menangis meratapi ini
meringis dalam batin
atas duka lombok yang menyayat kholbu

tak ada yang mengerti tak ada yang tau
sebab apa aku menangis.
menangis tak berairmata
selalu resah dalam dekapan nurani
aku menjerit
aku meratap
mungkinkah langit yang menurunkan bencana
ataukah bumi yang tak lagi bersahabat
seribu tanya menghantam pikiran
yang kemudian membuyarkan segala resah dan lamunan sedihku

wahai para jiwa-jiwa dermawan
tak cukupkah jeritan itu yang akan membuka nurani kita?
tak cukupkan air mata mereka membasahi jiwa kita yang kekeringan??
kenapa tak kau ulurkan tangan tuhanmu untuk membantu mereka yang tengah kedinginan, kelaparan, ketakutan dan semuanya.

aku butuh lombokku butuh
kebutuhan ku tak tertandingi
namun kebutuhan mereka lebih utama
sebab manusia yang baik ialah manusia yang mendahulukan orang lain dari pada dirinya

tidak kah kau lihat umar bin khatab rela miskin agar rakyatnya sejahtera??
tidakkah kau dengar dari telingamu yang tuli umar berkata gempa bumi adalah teguran dari Allah.
sebab itu mari kita ulurkan tangan kita
sucikan harta kita
murnikan niat kita
ikhlaskan hati kita
demi kemanusian
demi lombok yang tengah menangis


Penulis sedang melakukan penggalangan dana


Ginanjar Gie

JINGGA

JINGGA

disuatu sore yang indah,
ditemani warna jingga merona di ufuk barat,
sunset begitu anggun di pelupuk mata,
merias diri dalam awan tebal hinggapi imaji
memaksa paksa terlepas dari lilitan aksara
mencerna sekitar
mencoret putih dengan hitam noda bermakna
insan penabur bait hikayat kata

dalam setiap detakan nafas
syukur ialah kata bergema yang menggema
memberi kayakinan pada penerima pematah lidah
atas keindahan yang di goreskan di ujung cakrawala