NADA TANPA MELODI

Ilustrasi puisi



NADA TANPA MELODI

segala ku baca dari sunggik senyummu
namun itu hanya anggapku
karena sinarmu tertutup anggun yg menawan hati
dalam hijab yg meneduhkan jiwa
selitas terbang pikiran yg menganga
menyergap tanya yg kini sempurna
adakah di bilikmu menyimpan rasa
Namun jawab suara tak berupa
dengan nada tanpa melodi
Entahlah

AKU LINTINGANKU DAN KAMU

Ilustrasi penulis


Tembakau setan yang selalu setia menemani
Teman yang asyik tuk di ajak berdiskusi
Menghasut pikiran pada kalimat bob marley
Tak ada wanita tak ada tangisan itu benar adanya

Menghasut pikiran terbang ke cakrwala
Hingga datang saat bahagia di kala duka sedang berdakwa
Mencaci semua luka
Hingga terpendam semua lara
Menghadirkan cekikik tawa pada setiap rentetan ilusi

Amboiii.... Bahagia sekali
Lintingan ini membawa ku pada siratz
Mencapai langit bersama keindahan
Tergapai sudah semua hasrat
Meski halusinasi benar adanya

Tersendak di pagi buta
Dalil asap semua hilang
Menggigilku sejadinya
Lintingan tak lagi ada
Aku menjerit dalam sakaow yang pedih
Hingga tergores tangan pengindah pikiran

Aku dan lintinganku tak bisa pergi
Tak boleh jauh dari setiap pikiranku
Tersadarpun tak bisa
Sebab candunya adalah kedamaian bagi jiwaku

Aku adalah candu dari lintingaku
Tak lagi terpisahkan
Sesulit melupakan luka sayatan cinta
Adalah benar lebih sulit melupakan candu

Namun suatu hari tatapan itu datang dari sorot wanita
Menghadirkan sebuah kalimat baru
Aku bahkan tak bisa bernapas tanpa cinta
Aku tak lagi bercerita tentang candu

Sesuntuk pagi di sapa siang
Pikiran tak lagi normal
Namun mata itu mengalahkan canduku
Sekuat apapun aku melawannya
Namun kau tetap menari dalam pikiranku

Mata indah dalam cadarmu
Memaksa pikiran terus berjuang
Menggapai cintamu dalam satu hasutan
Sebab ku tau
Kalaulah langit memberi
Pantaskah aku menjadi teman
Sebab lakuku selalu kau tau bukan??

Lintinganku begitu asyik ku nikmati
Hingga candu didalam tak dapat terlepas
Menghadirkan gemetar saat tak lagi di isap
Tapi berbeda saat kau hadir di suatu pagi itu
Kau menarikku tuk pergi jauh ke nirwana
Membawakan ayat-ayat suci penyejuk jiwa

Aku lintinganku dan kamu
Adalah benar
Candu mata dalam matamu lebih besar dari candu lintinganku

Sebab itu
Hari ini
Wahai langit yang maha bijaksana
Tolong bimbing langkahku menujumu
Dengan nasuha yang di ridhoi
Semoga cadarnya adalah doa yang di aminkan malaikat
Ketika sujudku menggapai hijrah
Ketika sujud menggapai langit

Aku ingin canduku hilang
Bersama kehadiran sorotan matanya
Mata pembawa hidayah untuk menuju hijrah yang di ridhoi

Aamiin

Catatan : Kisah ini di ambil dari seorang teman mantan pecandu yang insaf karena bertemu dengan wanita yang bisa membawanya menuju Tuhan, seorang wanita yamg bisa membawanya kepada jalan kebenaran

WASIAT JANDA KEPADA PACAR UNTUK ANAKNYA

Ilustrasi Anak yang di tinggal


WASIAT JANDA KEPADA PACAR UNTUK ANAKNYA


Aku titip anakku
Kau jenguklah dia
Dia sudah tak punya siapa-siapa
ayahnya telah meninggal

Aku sebagai ibunya
Mungkin tak akan lama lagi
Aku akan segera bertemu dengannya
Dengan gusti Alam semesta

Kakek neneknya telah renta
Kau harus merawatnya
Dia sebatang kara
Masih tak tau akan ilmu hidup

Kasihan dia
Anakku harus kehilangan orang tuanya
Bahkan Dua kali perpisahan sudah dia rasakan
Perpisahan di pengadilan Agama dan pengadilan Tuhan yang sekarang sedang ingin ku jumpai

Aku takut
Aku takut sekali kesehatan jiwanya
Aku takut rapuh
Sebab ia akan hidup sendiri tanpa ayah-ibu
Dia sepi di umur yang masih mungil

Kau harus menjadi Ayahnya
Sebab tak ada lagi tempat ia kembali
Kasih sayangmu sangat sempurna
Anggaplah ia adalah jelmaanku
Agar air matamu tak terjatuh saat mengantarku di pembaringan abadi nantinya

Kau harus menjadi Ayahnya
Sebab hanya ikrar yang tak meresmikan kita
Seandainya di ijinkan nanti
Nikahilah mayatku
Setubuhilah jasadku
Sebab anakku anakmu anak kita
Yang di ciptakan oleh bapak yang berbeda
Sangat butuh kasih sayangmu

Nikahilah aku saat ini
Agar jiwaku tenang
Meninggalkan ayah dan anak sekandung namun tak sedarah

Aku mohon.......

Di dalam surat ini aku selipkan alamat keluarga ayahnya
Jika dia sudah dewasa
Nikahkanlah ia
Kau bisa hubungi keluarga ayahnya

Tapi tolong
Jangan kau serahkan anakku ke keluarga ayahnya
Sebab dia adalah anak buangan ayahnya
Dia tak akan di terima

Jika dia sudah dewasa nanti
Kau boleh membawanya
Biarkan keluarga ayahnya yang akan menjadi walinya
Sebab dia sudah paham bagaimana keluarganya
Bagaimana pahitnya gentir kehidupan ini
Pahit hidup ibunya di mata keluarga ayahnya

Tolong bantu aku agar tenang di alam sana
Yakinkan aku

Wasiatku

CINTA ADALAH LUKA LELAKI



CINTA ADALAH LUKA LELAKI

Kau diam aku membungkam
Kau pergi akupun lenyap
Kau hilang aku kesakitan
Kau sakit aku mati

Masih???
Ya masih saja jiwa ini mempertanyakan cinta
Masih saja nilai cinta tetap tak terjabahkan
Seumpama rindu pada setetes zam-zam
Sangat di impikan tapi begitu langka di dapatkan

Apakah??
Apakah cinta itu??
Sebuah tanya yang tak mampu terjawab
Meski ribuan tinta menggambarkannya
Namun tak bisa terjarkan makna dari kata lima hurh itu

Rentetan-rentetan pertanyaanpun mulai merasuk pikiranku
Hingga terpapar sejuta tanya dalam hati
Apakah benar cinta adalah luka?

Jika........
Jika rasa tak membuatmu peka
Haruskah karma yang mengirimkan luka
Jika cinta adalah tahta
Haruskah jiwa telah terenggut nyawa

Jika cinta adalah luka
Haruskah semua berujung pada penyesalan?
Hingga berpapas pada satu napas
Membesuk sinopsis sang fatwa sains

Cinta memang menyakitkan
Membuat lelaki semakin bodoh dalam mahaminya
Sebab karena bersama wanita
Adalah benar membuat kita semakin buta

NEGERI PETI MATI PARA PETANI

Ilustrasi petani dan rezim. Sumber: jedaral4arwah


NEGERI PETI MATI PARA PETANI

Peti mati sang hati
Menunggu di ujung pagi
Sembari merawat mimpi
Ia terdiam di antara badai
Bersama para petani
Yang inginkan revolusi

Berikan sejuta mimpi
Dalam bait kata inspirasi
Supaya tetap dalam simbolis berdikari
Meraih cita-cita suci pendiri negeri

Marhaenisme kembali pijakkan kaki
Menunjang produksi pegelut agrari
Agar tercapai mimpi para petani
Gandum dan padi dapat di ekspor di luar negeri

Tapi.....
Apalah daya kita sebagai kaum kurcaci
Yang hanya bisa berharap pada presiden RI
Yang hanya bisa berharap pada keputusan menteri
Sementara praktik di lapangan berakhir di atas meja kolusi

Apalah daya kita selalu ratapi
Toh janji hanya sekedar janji
Sektor pertanian yang mau di bangun kembali
Ternyata hanya bual pak jokowi
Penunjang elektabilitas untuk lanjutkan satu periode lagi

Kami bermuara pada berita update terkini
Ali mohtar berpendapat hastag ganti
Adalah makar pada pemerintahan saat ini
Sementara OPM di tanah papua berkeliaran sana sini

Yang berjenggot pastilah teroris yang harus di introgasi
Bandar narkoba dari australi di eksekusi mati
Tapi pengembalian jasad tak ada yang di liput oleh media TV

Selamat datang di negeri indonesia saudara-saudari
Negeri pecinta dalih fiksi
Namun fiksi sudah dibunuh oleh seluruh arogansi
Oleh penguasa penghuni birokrasi tinggi

Selamat datang di negara indonesia saudara-saudari
Dimana di rezim ini isu PKI muncul lagi
Isu adzan pakai Toa di larang berbunyi
Sementara para penjoget asyik menikmati alunan penyanyi
Komplotan pemabuk asyik menyawer biduanita
Suara kampanye menggelegar diseluruh negeri

Sekali lagi
Selamat datang saudara-saudari
Di negeri para pemimpi
Sebab pemimpin telah lama mati.

Gie