GENERASI PENGGORENG KORENG


Foto : ilustrasi puisi
Rekayasa akal
Semakin dangkal
Jarak sejengkal
Kepala tanpa bekal
Hilang intelektual

Budaya yang sakit
Jiwa-jiwa generasi bulshit
Terjangkit penyakit
Semua ingin menjadi parasit

Berisik
Jelmaan manusia bersisik
Anak jaman berisik
Racik-me-racik
Goreng-meng-goreng
Nama ter-Coreng
Moreng
Bopeng
Koreng
Ideologi loteng
Terbangun jereng
Tinggi tanpa cakar penguat
Ingin bangkit
Kembali terjangkit
Jalanan terboikot
Dompet harus isi di loket
Kembali idealisme terjual di kolong
Kantong kosong
Terisi lemari bendahara bolong
Sama-sama nyolong

Apa bedanya?
Penguasa dengan yang dijalanan sama
Mereka pernah jadi mahasiswa
Kita masih mahasisa

Mari belajar jual diri
Generasi tanpa ideologi
Melacur di meja birokrasi
Prostitusi?

Sama
Tak ada beda
Yang ada di rel kereta
Yang ada di penggilingan kota tua
Yang ada di doli surabaya
Yang ada di sosial media
Kongsi antar benua
Apa bedanya?
Sama-sama jual diri
Kasihan generasi
Di perkosa sistem hirarki
Benci..!!!!
Gie
05 Mei 2019
Inspirasi pagi Kopi Pai

TERBUAI MIMPI

Foto : Ilustrasi puisi
Saatnya tidur
Tak usah ngopi malam ini
Tak usah lagi berpuisi
Sebab keduanya tak bisa memberi ketenangan bagi hati
Yang gundah gulana menahan sepi
Sunyi
Intuisi
Imaji
Kita kungkung di bawah kaki
Mereka harus lenyap malam ini
Insomnia segeralah berhenti
Pergi
Aku ingin mati
Sejenak ingin merebahkan diri
Mari kembali
Di atas ranjang kita terbuai mimpi
Gie
30 April 2019

CINTA ITU

Foto : gie
Cinta itu lilin pada api
Cinta itu hujan pada pelangi
Cinta itu Matahari pada pagi
Cinta itu senja pada gelap
Cinta itu Kerbau petani
Cinta itu sapi peternak
Cinta itu telur madu pekerja
Cinta itu batu pasir semen gedung megah
Cinta itu rokok pada api untuk penikmat
Cinta itu entahlah
Gie
02 Maret 2019

MIMPI REVOLUSI

Foto : Che Guevara
Mari merangkul tangan
Kita dalah dua yang pasti menyatu
Bersenda gurau di atas mimbar jalanan
Di hiasi asap ban bekas di pinggir trotoar

Aku rela jadi megafone
Agar hingar semua telinga
Mendengar segala kemelaratan bangsa
Yang akan kita gugat bersama-sama

Aku rela jadi kertas
Untuk kau urai semua mimpi revolusimu
Aku penopang pena lusuhmu
Aku pendamping setiamu

Jika polisi datang
Jadikan aku tameng pelindungmu
Aku laskar yang akan menghujani para aparat dengan batu
Aku akan datang
Pasti
Kita punya satu mimpi
Indonesia jaya dengan rakyat yang hidup merata
Bukan melarat dengan janji yang sering di ralat
Kita generasi tanpa pedang
Tapi dengan pena
Yakinlah kasih
Kita adalah sehelai kertas yang akan meluluhlantakkan istana
Gie
01 Mei 2019

KUNARPA

Foto : Ilustrasi puisi
Jiwa alaska
Kunarpa
Retorika yang menyambut luka
Dengan dua kata tanpa tanya
Hilang harpa yang mengalun saat bersama
Kini berikan ribuan duka
Berenang mengenang
Merenung termenung
Kalah masalah
Marah sangat parah
Gerah
Julang tertanam dalam lingkaran pirang
Warna tercoreng minyak goreng
Air mendidih cairkan antartika
Bingkai bangkai terlihat bernyawa
Berjalan tanpa ruh
Berpikir tanpa jiwa
Sesak petarung
Tersemai sarang burung
Jabang terkungkung
Terkurung dalam sangkar karung
Paruh
Usia tak lagi muda
Terkenang mengenang
Tak ada guna mengulang
Kita
Sama
Satu dalam kebekuan
Gie
30 April 2019
Pena langit di bumi pai