![]() |
| Foto : ilustrasi puisi |
Meretas idealis garang menuju midas nasib malang
Berpaut asa di ujung dua mata pedang
Hempaskan nafas terakhir dalam iringan suling
Bersenandung buluh perindu sang petualang
Merobohkan niat-niat kebebasan orang-orang
Kemana lagi kita berpacu melodi
Jika semua sudah terikat dan di ikat
Dalil demokrasi sudah di kebiri
Patuhi saja undang-undang yang melekat
Karena kuasa adalah batasan bagi semua suara
Dimana-dimana telah berlaku hukum rimba
Lalu moncong senjata telah menjadi barikade terdepan untuk membunuh rakyat sendiri
Menjelmalah tirani
Kembali ke orba atau revolusi
Pertanyaan itu tersendak disisi kiri jalan
Bersama merah putih yang kini terkulai layu
Jiwa Generasi muda berucap dalam diam :
Indonesia terserah
NTB Lelah
Bima mewabah




