Mendekapnya dengan sebongkah rindu yang tengah 'ku panen dari kebun hatiku
Agar nanar dan redupnya cahaya kembali bersinar
Menyemai tonggak-tonggak tua yang telah lapuk dan lebam karena cinta
Rey dari bilik reot ini 'ku laungkan bait-bait puisi guna menghiburmu yg sedang palka menjamu syairku rinduku.
Asrar yang selama ini ku pendam akan 'ku segerakan membuka tabirnya
Bersama teduhan rona wajah indahmu
Aku disini terkungkung dalam kenstapaan
Ketakutan akan cinta di tampar membuat hati takut untuk meluapkan segalanya
Ketahuilah
'Ku kirim sejagat doa dan sepintal harap pada langit yang telah memulai menyelipkan renjana pada hati hingga aku tak lagi bisa bergerak dalam penjara hatimu.
Bahwa
Hatiku adalah kuntum rindu dalam kulum dengan papasan senyummu yang sayu.
11 juni
Gie




