![]() |
|
Terkulai di ujung janji untuk kemakmuran bersama
Nanah menjelma zam-zam paksa
Terminum dalam bungkusan indah klausa
Bungkam terpendam dalam-dalam
Datang menjelma menjadi kelam
Hilang dalam dangkal para penyelam
Pendaki ulung pun tak mampu menerawang kalam
Paham tak paham peng_akuan salam
Sajadah tempat sahadat terpendam
Jual saja harga diri wanita
Jika seorang janda mampu merubah dunia
Paradigma setan tertanam dalam naluri seorang pria
Hendak di kekang dalam frasa prosa
Namun opini terbaca dunia sedang tak baik-baik saja
Janda muda di ujung timur indonesia
Janda tua sedang memangku burung kakatua
Hendak di bawa kemana para penghuni benua
Hilangkah atlantis pada pemahaman sejarah dunia
Agar energi di kelabui empat sehat lima sempurna
Minum makanan bergizi kata para penjual diri
Negeri sekarat di ujung tombak
Mimpi sang janda ingin menjadi raja
Apalah daya raja telah berburu dalam hutan
Rimba raya kini telah sirna
Raja kita raja hutan
Hutan rimba raja di atas tahta
Jagung dan padi jadi upeti
Pada siapa salah akan di layatkan
Memoar sang ratu
Ingin bersuami namun takut hilang akan tahta
Ingin melacur takut akan kewibawaan
Jual wilayah adalah jalan keluar
Sekalipun itu wilayah yang ada di dada dan di tengah paha
Ah ratuku
Aku pengagummu
Telanjangi saja syahwatmu
Akan ku puaskan liarmu dalam berimajinasi

Samangi eli ake....
BalasHapusHehe, io bang.. Na mbuja ra fiki ta eda manusia mbonga ncau ara kobi ke
HapusKesan sundina ese poda🤣🤣
BalasHapusCou ma sundi ta?
BalasHapus