![]() |
| Foto : ilustrasi puisi |
Setubuhi saja pikiran liarku
Aku sedang tak berbicara langit
Apalagi ilmu bumi
Aku sedang berbicara tentang kita
Tentang surga di antara kita
Yang ketika sendiri tak dapat kau miliki
Ayolah kau mengerti bukan?
Nikmati saja malam ini
Bersama hembusan angin malam yang dingin mencekam
Bersama lilin buta
Kau akan menikmati keindahan alam ini
Ayo
Nikmati saja
Aku pembawa peradaban
Jangan kau khianati keberadaanku
Aku adalah dunia tanpa punah
Jadi marilah
Aku datang menjadi tamu pembawa nikmat
Di sela lamunanmu tentang surga dari fatwa filsuf langit
Aku mencoba menafsirkannya bukan?
Kau tentu tau
Aku tak lagi berucap
Karena kita adalah satu dari dua yang akan menyatu
Gie

Ponco....
BalasHapusWkwkwkwkwk, ede mpa loa ta tunti baba hahaha
Hapus