| Ilustrasi puisi |
Aku menunggu pagi yang kemarin tak sempat ku sambut
Ia berlalu begitu saja tanpa kata
Sementara malam enggan menyapa
Hingga aku terbuai dalam mimpi petaka
Aku tetap pada malam
Menuai tuan yang tak pernah ku tau
Selama ini aku adalah anak dari ibu yang tak pernah ku tau
Aku adalah anak yang tak pernah di lihat oleh kandunganku
Anggapku
Aku terlahir dari jiwa yang tulus
Ia terpenjara dalam duka sang nasib
Merelakan putry di besarkan oleh orang
Aku besar dalam lingkungan istimewa
Tanpa ku tau jiwaku berada di gubuk yang berbeda
Menjelajahi harta tanpa hak
Sebab yang ku tau
Besarku tak ada darah
Besarku tak ada campur
Aku di pungut dari buaian ibuku
Untuk di besarkan dalam istana sang bunda
Bunda kau tau
Aku ingin susu dari ASI
aku ingin di peluk oleh ibuku
Ibu kandungku
Bunda inilah suara hatiku
Suara hatia anak yang di jauhkan dari ibu
Ibu kandungku
Bunda izinkan aku kembali
Kembali dalam buaiannya
Sebab surgaku ada disana
Di telapak kaki ibuku
Catatan : Tulisan ini saya hadirkan untuk menyampaikan isi hati teman saya yang kemarin curhat, bahwa dia anak angkat yang sengaja di pendam bertahun-tahun oleh orang yang membesarkannya
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
terima kasih telah mengunjungi dan mensuport halaman kami kk